FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UMKM TERHADAP INFORMASI AKUNTANSI GUNA PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA UMKM DI KABUPATEN MALANG
Abstract
Abstrak: Informasi akuntansi sebagai alat pengontrolan dalam melakukan aktivitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sehari-hari dalam pengambilan keputusan sehingga mampu meningkatkan pendapatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kerajinan/industri yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variabel pendidikan pemilik, variabel skala usaha, variabel lama usaha dan variabel masa memimpin usaha terhadap variabel penggunaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif. Sampel menggunakan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah kuesioner, dokumentasi, dan studi pustaka. Metode analisa data yang di gunakan adalah Regresi Linear berganda dengan mengunakan program SPSS. Hasil uji F membuktikan bahwa variabel pendidikan pemilik, variabel skala usaha, variabel lama usaha dan variabel masa memimpin usaha berpengaruh secara simultan terhadap variabel penggunaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan dengan nilai F sebesar 7,249. Berdasarkan hasil uji t membuktikan bahwa pendidikan pemilik berpengaruh secara parsial terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan dengan nilai sebesar 5,821. Adapun skala usaha berpengaruh secara parsial terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan dengan nilai sebesar 4,551, variabel lama usaha berpengaruh secara parsial terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan sebesar 4,138 dan variabel masa memimpin usaha berpengaruh secara parsial terhadap penggunaan informasi akuntansi dalam pengambilan keputusan sebesar 4,054. Sehingga yang perlu diterapkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Malang dalam menjalankan usahanya yaitu menerapkan akuntansi atau membuat laporan keuangan secara akuntansi yang berdampak pada pengontrolan arus kas aktivitas keuangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

