APLIKASI TEORI ANTRIAN SEBAGAI USAHA OPTIMALISASI JUMLAH RVER PADA BENGKEL “AHASS” WARU JAYA MOTOR I DAN WARU JAYA MOTOR II DI SIDOARJO

  • nur sitti khumairoh
Keywords: Pelayanan, Teori Antrian, Optimalisasi

Abstract

AHASS adalah Pusat Pelayanan dan Perbaikan Kendaraan Bermotor Khusus Honda.
Karena banyaknya produk Honda yang beredar dipasar maka tingkat kesibukan pada suatu
bengkel AHASS pun cukup tinggi. Untuk itu diperlukan suatu strategi untuk menentukan jumlah
server yang optimal.
Dalam menentukan jumlah server bengkel “AHASS” Waru Jaya Motor I dan Waru Jaya
Motor II didasarkan pada biaya total yang terjadi. Analisa antrian dalam Penelitian ini
menggunakan model ( M/M/c) : ( FCFS/N/∞), dimana bengkel “AHASS” Waru Jaya Motor I
memiliki rata-rata kedatangan λ 11,28 unit/jam dengan rata-rata pelayanan μ 1,93
unit/jam/server. Sedangkan bengkel ‘AHASS’ Waru Jaya Motor II memiliki rata-rata
kedatangan λ 10,91 unit/jam dengan rata-rata pelayanan μ 1,94 unit/jam/server.
Dari hasil analisa antrian bengkel “AHASS” Waru Jaya Motor I kondisi optimal terjadi
pada kondis server sebanyak tujuh server dengan tingkat kesibukan Po = 0,8349375 dan waktu
menunggu 0,7702691 jam dengan biaya total sebesar Rp. 375.145,-. Sedangkan bengkel
“AHASS” Waru Jaya Motor II kondisi optimal terjadi pada kondisi server sebanyak enam
server dengan tingkat kesibukan Po = 0,9372876 dan waktu menunggu 1,65626 jam dengan
biaya total sebesar Rp. 359.365,-

Published
2018-10-04