RAIH WTP DENGAN SPI(P), KENAPA TIDAK ?

  • Sugiarto Sugiarto

Abstract

Sejak bergulirnya reformasi pemerintahan pada tahun 1998, sistem pengurusan dan pertanggungjawaban keuangan negara banyak mengalami perubahan yang cukup signifikan. Dalam hal penyusunan anggaran, terjadi perubahan dari sistem anggaran yang sifatnya tradisional (traditional budget system) berubah menjadi anggaran berbasis kinerja (Performance budget system), sistem pertanggungjawaban dari penyampaian laporan realisasi anggaran menjadi laporan keuangan, sistem pembukuan dari tata buku tunggal (single entry) menjadi tata buku berpasangan (double entry)

Laporan kinerja keuangan pemerintah daerah semakin tidak jelas. Dari 503 pemerintah daerah, hanya 13 pemda yang laporan keuangannya mendapat opini wajar tanpa pengecualian. Masalah tersebut terutama terkait dengan sistem pengendalian intern yang merupakan proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Pemerintah dalam tahun 2008 telah menerbitkan PP 60 tahun 2008 tentang SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) sebagai model  pengendalian intern di lingkungan instansi pemerintah berbasis COSO (The Committe of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission) yang mencakup  lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan dan pengendalian intern pada setiap aktivitas dan jenjang manajemen. Sistem pengendalian ini lebih menekankan pada pengendalian berbasis hati nurani (soft controll) dengan titik perhatian aspek penilaian risiko sebagai driver dalam menentukan arah pengendalian yang harus  dilakukan. Dalam aspek penilaian risiko semua kegiatan yang akan direncanakan telah dapat diidentifikasi dan dinilai risikonya serta dapat dicarikan solusinya sehingga mempercepat pencapaian tujuan organisasi secara aman dan terkendali

Published
2018-12-20